Dokumentasi Sosialisasi BNN di SMAN 3 Surabaya
Surabaya - Sosialisasi yang dipimpin oleh Badan Narkotika Nasional (BNN) ini menyajikan materi edukasi yang sangat terstruktur dan menyeluruh, dimulai dari pemahaman fundamental mengenai Definisi dan Klasifikasi Narkoba. Di sesi awal ini, peserta tidak hanya diajak mengenali Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (NAPZA) secara umum, tetapi juga diberikan pemetaan mendetail mengenai jenis-jenis spesifik seperti Opioid, Kokain, Ganja, hingga golongan Amfetamin dan Metamfetamin, serta ancaman yang ditimbulkan oleh Narkoba Jenis Baru (NPS) yang terus bermunculan. Selain itu, sesi ini aktif meluruskan mitos-mitos menyesatkan seputar penggunaan Narkoba yang seringkali menjadi pemicu awal rasa penasaran, menggantinya dengan fakta ilmiah yang tak terbantahkan.
Selanjutnya, materi fokus membahas Bahaya dan Dampak Penyalahgunaan yang bersifat multi-dimensi. Dari aspek Kesehatan, dijelaskan secara gamblang bagaimana Narkoba dapat menyebabkan kerusakan permanen pada organ vital seperti otak, jantung, dan paru-paru, serta meningkatkan risiko terjangkit penyakit mematikan seperti HIV/AIDS dan Hepatitis melalui praktik suntik yang tidak aman. Secara Psikologis, dampak yang ditimbulkan meliputi gangguan mental serius seperti depresi berat, paranoia, dan halusinasi, yang secara drastis menurunkan kemampuan kognitif dan kontrol diri. Lebih jauh lagi, BNN menguraikan konsekuensi Sosial dan Hukum, meliputi isolasi dari lingkungan pertemanan dan keluarga, putus sekolah atau kegagalan karir, hingga ancaman hukuman pidana yang sangat berat sesuai dengan kerangka Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang dapat menghancurkan seluruh masa depan.

Bagian yang paling vital dan sesuai dengan tema acara adalah pembahasan mengenai Pencegahan dan Perisai Diri. Di sini, ditekankan bahwa Ilmu Pengetahuan dan Kesadaran Diri adalah perisai terkuat; pemahaman yang benar dan kritis akan secara otomatis membentengi individu dari segala bentuk bujuk rayu dan propaganda. Strategi pencegahan diperkuat melalui Penguatan Karakter Positif, mendorong siswa untuk menyalurkan energi mereka pada kegiatan produktif seperti pencapaian akademik, pengembangan hobi, dan keterlibatan dalam ekstrakurikuler. Secara praktis, peserta diberikan bekal berupa Keterampilan Menolak tekanan dari teman sebaya (peer pressure) secara asertif dan efektif. Sosialisasi ini juga menyoroti peran penting Keluarga dan Lingkungan dalam membangun sistem pendukung yang kuat, menekankan komunikasi yang terbuka antara anak dan orang tua serta seleksi pergaulan yang sehat.
Sebagai penutup, BNN memberikan informasi krusial tentang jalur Rehabilitasi dan Pelaporan. Peserta diberi pemahaman bahwa korban penyalahgunaan Narkoba adalah pihak yang wajib mendapatkan pertolongan melalui proses rehabilitasi dan bukan semata-mata dipidana. Penjelasan mencakup fasilitas yang tersedia dan prosedur untuk mengajukan diri sebagai wajib lapor. Tak kalah penting, BNN juga menyediakan informasi kontak dan prosedur yang jelas bagi siapa saja yang ingin berpartisipasi aktif dalam upaya pemberantasan Narkoba dengan melakukan pelaporan peredaran gelap Narkoba secara aman dan rahasia.
instagram: @sman3surabaya
